Tim kebanggaan warga Kota Kembang, Persib Bandung kembali telan kekalahan 0-2 saat menjamu tim Divisi Utama Persikabo Kab. Bogor, pada pertandingan uji coba di Stadion Siliwangi, Rabu (2/7) malam. Atas hasil memalukan itu, pelatih Jaya Hartono langsung menyatakan permintaan maafnya kepada publik sepak bola Bandung.
"Saya minta maaf kepada seluruh penonton dan bobotoh atas kekalahan ini. Kami berjanji kekalahan seperti ini tidak akan terjadi di kompetisi," katanya, usai pertandingan kemarin.
Dalam pertandingan uji coba terakhir Persib itu, dua gol kemenangan Persikabo yang menjebol gawang Tema Mursadat dicetak Mauro menit ke-13 dan tandukan Agung Widodo, lima menit berselang.
Kepada wartawan, Jaya membantah kalau kekalahan yang dialami Persib ini disebabkan kesalahan dalam menurunkan formasi awal timnya. Indikasi itu didapat ketika Jaya melakukan pergantian cepat pada babak pertama. Ketika pertandingan baru berjalan 22 menit, Atep langsung ditarik keluar lapangan digantikan Salim Alaydrus dan 14 menit kemudian, giliran Nyeck Nyobe Georges Clement digantikan Waluyo.
"Saya kira tidak begitu. Dua gol yang terjadi secara cepat ke gawang kita disebabkan pemain terjebak dalam strategi counter attack (serangan balik) Persikabo. Ketika ada serangan balik, pemain kita tidak siap," kata mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini.
Cambuk
Meski kecewa dengan hasil pertandingan dan menyebut ada beberapa kesalahan yang dilakukan, namun Jaya tidak mau menyalahkan para pemainnya. Kepada para pemainnya, ia juga meminta untuk tidak saling menyalahkan.
"Ini pelajaran besar buat Persib menjelang kompetisi. Saya tidak mau menyalahkan siapa pun, termasuk pemain. Saya melihat, kekalahan ini merupakan cambuk untuk bangkit di kompetisi nanti," katanya. Pernyataan ini juga disampaikan langsung Jaya kepada para pemain di ruang ganti.
"Kenapa semua orang khawatir dengan kekalahan ini. Saya kira jangan terlalu khawatir dengan kekalahan di pertandingan persahabatan ini. Di Piala Eropa saja, ada tim yang kalah terlebih dahulu kemudian bisa bangkit," timpal Asisten Pelatih Persib, Yusuf Bachtiar.
Hal yang sama juga dilontarkan Manajer Persib, H. Jaja Soetardja. Ia mengatakan, dalam pertandingan ini Persib sebenarnya bermain cukup baik. Hanya saja, katanya, dewi fortuna tidak berpihak pada Persib. "Anda lihat sendiri, banyak peluang yang kita dapatkan, termasuk tendangan (Rafael) Bastos yang membentur mistar dan masih bisa diantisipasi kiper lawan. Tapi, inilah sepak bola. Kekalahan tidak harus membuat kita surut ke belakang. Justru harus menjadi cambuk dan pelecut bagi seluruh pemain untuk bangkit di kompetisi sesungguhnya," kata Jaya.
Dari kubu Persikabo, pelatih Suimin Diharja, terlihat tidak bisa menyembunyikan kegembiraan atas penampilan cemerlang para pemainnya. Kendati demikian, ia tetap mengingatkan pasukannya untuk tidak besar kepala. "Kemenangan atas Persib ini justru membuat saya khawatir. Saya takut, kemenangan ini akan menjadi bumerang buat kita sendiri," kata pelatih yang akrab disapa Abang ini.
Tema dan Nyeck Dalam pertandingan ini, Jaya menurunkan formasi awal Tema Mursadat (kiper), Nova Arianto, Nyeck Nyobe Georges Clement, Gilang Angga Kusuma (belakang), Suwita Pata, Hariono, Lorenzo Cabanas, Atep (tengah), Rafael Bastos, dan Hilton Moriera (depan).
Di awal pertandingan, formasi ini sempat menjanjikan, ketika dalam waktu enam menit Hilton dan Bastos melakukan gebrakan, meski gagal membuahkan hasil.
Namun setelah itu, pertahanan Persib mulai tertekan. Pada menit 13, berawal dari sebuah serangan balik dari sektor kiri pertahanan Persib, gawang Tema akhirnya kebobolan oleh tandukan Mauro yang lolos dari jebakan off-side. Tema nyaris tak bereaksi ketika tandukan Mauro melengkung melewati kepalanya.
Hanya berselang lima menit, Stadion Siliwangi kembali riuh. Bukan oleh gol balasan Persib, melainkan gol tambahan keunggulan Persikabo yang dicetak Agung Widodo. Berawal dari sebuah tendangan penjuru, Agung berhasil memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persib dengan tandukannya yang melesat ke gawang Tema.
Tertinggal 0-2, Jaya langsung melakukan pergantian pemain. Cuma berselang empat menit, ia langsung menarik Atep untuk digantikan Salim. Beberapa saat kemudian, Nyeck juga ditarik digantikan Waluyo. Pada awal babak kedua, Tema juga diganti oleh Cecep Supriatna.
"Dalam dua pertandingan uji coba terakhir, termasuk ketika di Surabaya, Nyeck memang tampil kurang bagus. Mungkin ia punya masalah dengan main malam, saya tidak tahu," kata Jaya.
Source: http://www.klik-galamedia.com/
"Saya minta maaf kepada seluruh penonton dan bobotoh atas kekalahan ini. Kami berjanji kekalahan seperti ini tidak akan terjadi di kompetisi," katanya, usai pertandingan kemarin.
Dalam pertandingan uji coba terakhir Persib itu, dua gol kemenangan Persikabo yang menjebol gawang Tema Mursadat dicetak Mauro menit ke-13 dan tandukan Agung Widodo, lima menit berselang.
Kepada wartawan, Jaya membantah kalau kekalahan yang dialami Persib ini disebabkan kesalahan dalam menurunkan formasi awal timnya. Indikasi itu didapat ketika Jaya melakukan pergantian cepat pada babak pertama. Ketika pertandingan baru berjalan 22 menit, Atep langsung ditarik keluar lapangan digantikan Salim Alaydrus dan 14 menit kemudian, giliran Nyeck Nyobe Georges Clement digantikan Waluyo.
"Saya kira tidak begitu. Dua gol yang terjadi secara cepat ke gawang kita disebabkan pemain terjebak dalam strategi counter attack (serangan balik) Persikabo. Ketika ada serangan balik, pemain kita tidak siap," kata mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini.
Cambuk
Meski kecewa dengan hasil pertandingan dan menyebut ada beberapa kesalahan yang dilakukan, namun Jaya tidak mau menyalahkan para pemainnya. Kepada para pemainnya, ia juga meminta untuk tidak saling menyalahkan.
"Ini pelajaran besar buat Persib menjelang kompetisi. Saya tidak mau menyalahkan siapa pun, termasuk pemain. Saya melihat, kekalahan ini merupakan cambuk untuk bangkit di kompetisi nanti," katanya. Pernyataan ini juga disampaikan langsung Jaya kepada para pemain di ruang ganti.
"Kenapa semua orang khawatir dengan kekalahan ini. Saya kira jangan terlalu khawatir dengan kekalahan di pertandingan persahabatan ini. Di Piala Eropa saja, ada tim yang kalah terlebih dahulu kemudian bisa bangkit," timpal Asisten Pelatih Persib, Yusuf Bachtiar.
Hal yang sama juga dilontarkan Manajer Persib, H. Jaja Soetardja. Ia mengatakan, dalam pertandingan ini Persib sebenarnya bermain cukup baik. Hanya saja, katanya, dewi fortuna tidak berpihak pada Persib. "Anda lihat sendiri, banyak peluang yang kita dapatkan, termasuk tendangan (Rafael) Bastos yang membentur mistar dan masih bisa diantisipasi kiper lawan. Tapi, inilah sepak bola. Kekalahan tidak harus membuat kita surut ke belakang. Justru harus menjadi cambuk dan pelecut bagi seluruh pemain untuk bangkit di kompetisi sesungguhnya," kata Jaya.
Dari kubu Persikabo, pelatih Suimin Diharja, terlihat tidak bisa menyembunyikan kegembiraan atas penampilan cemerlang para pemainnya. Kendati demikian, ia tetap mengingatkan pasukannya untuk tidak besar kepala. "Kemenangan atas Persib ini justru membuat saya khawatir. Saya takut, kemenangan ini akan menjadi bumerang buat kita sendiri," kata pelatih yang akrab disapa Abang ini.
Tema dan Nyeck Dalam pertandingan ini, Jaya menurunkan formasi awal Tema Mursadat (kiper), Nova Arianto, Nyeck Nyobe Georges Clement, Gilang Angga Kusuma (belakang), Suwita Pata, Hariono, Lorenzo Cabanas, Atep (tengah), Rafael Bastos, dan Hilton Moriera (depan).
Di awal pertandingan, formasi ini sempat menjanjikan, ketika dalam waktu enam menit Hilton dan Bastos melakukan gebrakan, meski gagal membuahkan hasil.
Namun setelah itu, pertahanan Persib mulai tertekan. Pada menit 13, berawal dari sebuah serangan balik dari sektor kiri pertahanan Persib, gawang Tema akhirnya kebobolan oleh tandukan Mauro yang lolos dari jebakan off-side. Tema nyaris tak bereaksi ketika tandukan Mauro melengkung melewati kepalanya.
Hanya berselang lima menit, Stadion Siliwangi kembali riuh. Bukan oleh gol balasan Persib, melainkan gol tambahan keunggulan Persikabo yang dicetak Agung Widodo. Berawal dari sebuah tendangan penjuru, Agung berhasil memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persib dengan tandukannya yang melesat ke gawang Tema.
Tertinggal 0-2, Jaya langsung melakukan pergantian pemain. Cuma berselang empat menit, ia langsung menarik Atep untuk digantikan Salim. Beberapa saat kemudian, Nyeck juga ditarik digantikan Waluyo. Pada awal babak kedua, Tema juga diganti oleh Cecep Supriatna.
"Dalam dua pertandingan uji coba terakhir, termasuk ketika di Surabaya, Nyeck memang tampil kurang bagus. Mungkin ia punya masalah dengan main malam, saya tidak tahu," kata Jaya.
Source: http://www.klik-galamedia.com/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar