Penyakit tifus yang masih diderita Eka Ramdani membuat pelatih Jaya Haryono menginstruksikan agar bintang lapangan tengah Persib itu istirahat total.Jaya takkan memaksakan Eka untuk tampil di laga perdana Persib melawan Persela Lamongan pada 13 Juli nanti jika penyakitnya belum sembuh benar.
"Kasihan dia kalau kita paksakan main," tandas Jaya, Jumat (27/6).
Jaya mengatakan, ia lebih memikirkan karier Eka daripada bersikap egoistis memaksanya membela Persib di laga perdana Liga Super. Terlebih tenaga pemain yang lincah ini juga masih dibutuhkan timnas Indonesia.
Menurut Jaya, jika dipaksakan main tapi kondisinya belum sembuh benar, penyakit yang diderita pemain bertubuh mungil itu bisa tambah parah. "Kalau orang menderita tifus terus dipaksa main bola, bisa-bisa dia kena liver," ujar Jaya.
Jaya menjelaskan, penyakit tifus bisa cepat sembuh jika penderitanya istirahat total. Eka sudah meninggalkan rumah sakit dan mendapat perawatan intensif di kediamannya.
Jaya mengatakan, meski bakal kehilangan Eka di laga perdana Liga Super, ia tak terlalu khawatir dengan kondisi tim secara keseluruhan. "Saya masih banyak memiliki stok pemain tengah, jadi saya kira ini bukan satu masalah besar," tutur pelatih berkumis tebal ini.
Edi Kurnia, yang Kamis lalu menderita cedera di bagian pinggang kirinya, masih dirawat di Mes Persib. Menurut dokter tim Persib, dr Ia Kurnia, Edkur (sapaan Edi Kurnia) didiagnosis menderita cedera contusio.
"Ada memar di otot panggulnya. Cara penyembuhannya dengan disinar menggunakan inframerah. Mudah-mudahan dalam waktu seminggu ini sudah sembuh seperti sediakala," terang Ia.
Pada latihan tim kemarin, Edkur memilih berbaring di kamar tidurnya. Menurut penuturan pelatih kiper, Anwar Sanusi, kondisi Edkur relatif stabil tapi masih terasa nyeri di bagian pinggang kirinya jika digerakkan. "Belum bisa bergerak cepat, mungkin harus istirahat dulu selama seminggu," ujar Anwar.
Source: http://tribunjabar.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar